Abd Jabbar : Pisang Bisa Jadi Tanaman Alternatif Bagi Masyarakat Petani Sidrap

  • Bagikan
Abd Jabbar : Pisang Bisa Jadi Tanaman Alternatif Bagi Masyarakat Petani Sidrap


Sidrap, Infosiar.com — Kelompok tani Semangat Milenial yang dibina Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel, Syaharuddin Alrif, S.IP, MM yang berlokasi di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Sidrap, Sulsel, kembali memdapat kunjungan.

Kunjungan kali ini, dilakukan Direktur Utama PT Berdikari Logistik Indonesia, Iman Gandi bersama sejumlah stafnya untuk melihat lanhsung lokasi perkebunan pisang dan kebun porang di daerah ini.

Dilokasi, Syaharuddin Alrif yang kerap disapa Syahar dan juga dikenal sebagai Japan porang Indonesiq, turut didampingi Ketua DPC Pemuda Tani HKTI Sidrap, Abd Jabbar dan sejumlah kelompok tani semangat milenial lainnya beberapa hari lalu.

Menurut Jabbar yang dikonformasi melalui ponselnua, Kamis (16/9/2021), di kabupaten Sidrap masih banyak lahan tidak produktif yang belum terkelola, dan potensi tanaman pisang sangat menjanjikan pertumbuhannya di Bumi Nene’ Mallomo.

“Loka (Pisang) ini akan tembus ke pasar nasional bahkan pasar global. Kalau petani dan masyarakat bisa menangkap momentum ini, bisa jadi pendapatannya akan meningkat sampai 3 kali lipat” katanya.

Ia mengatakan, jika tanaman ini bisa menjadi alternatif dan peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani didaerah ini dengan menanam pisang.

Kedepannya, sambung Jabbar, Pemuda Tani HKTI Sidrap akan terus membangun komunikasi dengan Kelompok Tani Semangat Milenial dan PT Berdikari Logistik Indonesia untuk persiapan kerjasama dalam pendistribusian pisang.

“Ayoo tanam pisang dari sekarang, jangan sia-siakan kesempatan baik ini. Loka (pisang) asal Sidrap kita target menuju kelas dunia”ajaknya.
Sementara itu Pembina Kelompok Tani Semangat Milenial, Syahar mengatakan, ada beberapa jenis pisang yang saat ini dibudidayakan dilokasinya, seperti Pisang Raja, Barangan, Kepok, Maskirana dan Pisang Ungu.

“Untuk lokasi penanamannya, ada kurang lebih 80 hektar di Desa Talumae. Kami mengembangkan dengan kultur jaringan, jadi tanamannya bisa tumbuh seragam dan kompak”beber Syahar yang juga Sekretaris DPW Partai NasDem Sulsel. (Diah) . 

  • Bagikan