Capres ARB Makin Kokoh, Piagam Kerjasama Telah Ditanda Tangani

289 Kali Dilihat
Capres ARB Makin Kokoh, Piagam Kerjasama Telah Ditanda Tangani

Sidrap, Infosiar.com — Dukungan calon presiden (Capres) untuk Anies Rasyid Baswedan (ARB) semakin kokoh untuk mengikuti kintestasi Pilpres 2024 mendatang.

Hal itu ditandai setelah ditanda tanganinya piagam kerjasama oleh tiga partai pengusung yaitu, Partai NasDem, Partai Demokrat (PD) dan Partai Kesejahteraan Sosial (PKS), Jumat (24/3/2023).

Piagam kerjasama yang ditanda tangani ketiga ketua partai tetsebut masing, H Surya Paloh (NasDem), Agus Harimurti Yudhoyono (PD) dan Ketua PKS, H Ahmad Syaikhu.

Penandatangan piagam ini merupakan bentuk komitmen dari ketiga parpol, sekaligus
menjadi ikatan formal kesepakatan ketiganya untuk mengusung ARB sebagai Capres RI priode 2024-2029.

“Pada Pemilu 2024, telah mencapai kesepakatan bulat untuk mengikat secara formal dukungan tersebut tercapai setelah melalui proses dialog mendalam, pertukaran pikiran, dan suatu musyawarah yang penuh kebersamaan,”demikian salah satu poin kesepakatan.

Mewakili tim kecil Partai NasDem, Willy Aditya menjelaskan, kesepakatan ini didasari rasa tanggung jawab untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat yang menginginkan Indonesia yang terus menerus lebih baik guna mewujudkan cita-cita kemerdekaan bangsa yang termuat dalam Pembukaan UUD RI 1945.

Kesepakatan Piagam Koalisi berisi, 1) membentuk koalisi dengan nama Koalisi Perubahan
untuk Persatuan, 2) mengusung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2024-2029, 3) memberi mandat
kepada Calon Presiden untuk memilih Calon Pasangannya, 4) memberi keleluasaan kepada Calon Presiden untuk berkomunikasi dengan partai politik lainnya dalam memperluas basis dukungan.

5) membentuk Sekretariat yang merupakan kelanjutan dari Tim Persiapan (Tim Kecil), dan 6) pada
waktunya mengumumkan Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden.

“Substansi dokumen dan keenam kesepakatan di atas telah disetujui oleh Calon Presiden Anies Baswedan dan ketiga Pimpinan Partai Politik sejak 14 Februari 2023 lalu, persis setahun sebelum pelaksanaan Pemilu 2024,” tutur Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya. (***)