Curi dan Kuras Isi ATM Kerabatnya, Cewek Tomboy Ini Diciduk Polisi

  • Bagikan
Curi dan Kuras Isi ATM Kerabatnya, Cewek Tomboy Ini Diciduk Polisi
Curi dan Kuras Isi ATM Kerabatnya, Cewek Tomboy Ini Diciduk Polisi

Sidrap, Infosiar.online — Salah seorang perempuan yang perawakan lelaki alias cewek tomboy, Suarni alias Jidang binti Suardi (26), diciduk Unit Resmob Sat Reskrim Polres Sidrap setalh mencuri dan menguras isi ATM rekannya sendiri.

Pelaku yang berlamat di Kampung Pakkasalo, Desa Kalosi Alau, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap, berhasil diamankan di kediamannya tanpa perlawanan, Jumat (13/11/2020).

Demikian disampaikan Kapolres Sidrap, AKBP Leonardo Panji Wahyudi melalui Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Benny Pornika yanh dikonformasi melalui ponselnya sesaat lalu.

“Kami baru saja mengamankan seorang perempuan terduga pelaku tindak pidana pencurian di Kampung Pakkasalo, Desa Kalosi Alau, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap,” jelas AKP Benny. 

Baca Juga :  Dalam Hitungan Jam Saja, Polsek Bunta Berhasil Bekuk Dua Pelaku Curanmor

Ia menagatakan, kasus tersebut berawal saat korban Citra (32) menyimpan kartu ATM BRI miliknya didalam lemari jualan. Namun setelah ingin menggunakannya, ternyata kartu ATM tersebut sudah tidak ada ditempatnya.

Beberapa saat kemudian, tutur Kasat Reskrim, masuk SMS notifikasi BRI pada HP korban yang menerangkan bahwa rekening tabungan milik korban telah melakukan transaksi sebesar Rp 4,5 juta. 

Mengetahui adanya penarikan dana melalui ATM yang dilakukan orang lain,  sambung AKP Benny, peristiwa tersebut dilaporkan korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sidrap guna dilakukan proses hukum.

Baca Juga :  Setahun Lebih Proses Hukum TPI Mojong Belum Jelas, Kenapa Ya ?

“Setelah dilakukan penyelidikan, diperoleh bahan keterangan terkait peristiwa pencurian tersebut yang diduga dilakukan oleh terduga pelaku yang telah kita amankan,”kata AKP Benny.

Ia menambahkan, dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya yang telah mengambil kartu ATM korban dan melakukan penarikan sebesar Rp4,5 juta yang sebelumnya telah mengetahui nomor pin kartu ATM korban. (Diah).

  • Bagikan