Dicecar Pertanyaan Terkait APBD, Andi Sudirman: Faktanya Kami Hanya Sekedar Pengadaan, Bukan Prosedurnya

  • Bagikan
Dicecar Beberapa Pertanyaan Terkait APBD, Andi Sudirman: Faktanya Kami Hanya Sekedar Pengadaan, Bukan Prosedurnya
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman usai diperiksa KPK terkait OTT Nurdin Abdullah. (Wilda/detikcom)

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan Nurdin Abdullah diduga menerima suap terkait pemenangan tender sejumlah proyek Infrastruktur di Sulsel dari Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB) Agung S.

Agung Sucipto disebut menginginkan mendapatkan beberapa proyek pekerjaan infrastruktur di Sulsel, yang sebelumnya Agung telah mengerjakan beberapa proyek di Sulsel beberapa tahun sebelumnya.

Selain itu, Firli juga mengungkapkan bahwa Agung diketahui berkomunikasi aktif dengan Edy Rahmat, disebut pula sebagai ring satu, orang kepercayaan Bapak Gubernur NA.

Baca Juga :  RMS Peduli Kembali Berbagi Ramadan Di Kecamatan Maiwa, Ini Sasarannya

Komunikasi intens tersebut dijalin supaya Agung kembali memperoleh proyek di Sulsel untuk tahun ini.

Sehingga pada akhirnya Nurdin Abdullah disebut menyepakati untuk memberikan pengerjaan sejumlah proyek, termasuk juga di Wisata Bira untuk Agung. Firli menambahkan Suap dari Agung untuk Nurdin diserahkan melalui Edy Rahmat.

“AS selanjutnya pada tanggal 26 Februari 2021 diduga menyerahkan uang sebesar Rp 2 miliar kepada NA (Nurdin Abdullah) melalui ER (Edy Rahmat),” sebut Firli dalam konferensi pers, Minggu, (28/2) dini hari.

Baca Juga :  Biasanya Kembali Shalat Duhur, Ternyata Almarhum Ditemukan Meninggal di Rumah Kebun

Firli mengatakan Nurdin Abdullah (NA) disangkakan menerima uang dari kontraktor lain pada 2020 lalu, yaitu Rp 1 milliar, Rp 200 juta, serta Rp 2,2 milliar, sehingga dana yang diduga diterima Nurdin Abdullah sekitar Rp 5,4 milliar. Walaupun begitu, Firli enggan untuk memberi rincian nama kontraktor lain. (***).

  • Bagikan