Diduga Beda Pilihan Jelang Pilkada, Dua Kakek Terlibat Kasus Penganiayaan

  • Bagikan
Diduga Beda Pilihan Jelang Pilkada, Dua Kakek Terlibat Kasus Penganiayaan
Diduga Beda Pilihan Jelang Pilkada, Dua Kakek Terlibat Kasus Penganiayaan


Banggai, Infosiar.online — Karena beda pilihan terhadap pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, dua orang kakek akhirnya terlibat kasus penganiayaan.

Kejadian tersebut berlangsung di Desa Simpang, Kecamatan Batui Selatan. Kabupaten Banggai, Sulteng, akhirnya diamankan petugas Polsek Tolli, Senin malam lalu (10/11/2020).

Petugas polisi Sektor Toili yang menerima laporan pengaduan korban dengan Nomor : LP / 83 / XI / 2020 / RES-BGI / SEK-Tli tanggal 09 November 2020, segera bergegas menagamankan kakek berinisial KS (77) yang telah menganiaya kakek berinisial AR (78) yang tidak lain adalah rekan pelaku.

Baca Juga :  Profesional & Netralitas, Kunci Sukses Pelaksanaan Pilkada, Ini Kata Kapolres

Demikian disampaikan Kapolsek Toili, IPTU Candra yang dikonformasi melalui ponselnya, Kamis (12/11/2020) membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pelaku penganiayaan di Desa Sido Makmur, Kecamatan Moliong, Seni malam lalu sekira pukul 17.30 Wita.

Ia mengatakan, kejadian tersebut berawal ketika korban yang merupakan salah seorang warga Desa Sinorang, Kecamatan Batui Selatan berkunjung ke rumah rekannya di Moilong, dan beberapa saat kemudian pelaku juga datang.

Baca Juga :  Tidak Patuhi Prokes, Sejumlah Pemuda Diberi Hukuman Hormat Bendera

Dijelakannya, dari obrolan ringan tersebut, keduanya membahas terkait situasi Pilkada Banggai menjelang voting day yang akan berlangsung 9 Desember 2020 mendatang, namun pembahasan tersebut langsung memicu emosi pelaku dan memukul wajah korban.

“Atas peristiwa itu korban mengalami luka bagian di telinga serta hidung yang mengeluarkan darah,”jelas Kapolsek Toili. 
Sekedar diketahui, pelaku ditangkap Selasa pagi (10/11) di kediamannya tanpa perlawanan, dan dihadapan petugas, ia mengakui semua perbuatannya. (Diah)

  • Bagikan