Dirasuki Setan Apa Yah ? Kakek 70 Tahun Ini Nekad Cabuli Anak Dibawah Umur

  • Bagikan
Dirasuki Setan Apa Yah ? Kakek 70 Tahun Ini Nekad Cabuli Anak Dibawah Umur
Dirasuki Setan Apa Yah ? Kakek 70 Tahun Ini Nekad Cabuli Anak Dibawah Umur


Sidrap, Infosiar.online — Entah dirasuki setan apa sehingga kakek berinisial LT yang sudah berusia 70 tahun ini diduga nekad mencabuli seorang gadis dibawah umur.
Atas kejadian tetsebut, lelaki LT yang beralamat di Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, akhirnya diamankan Unit Khusus Sat Reskrim Polres Sidrap, Selasa (29/9/2020).

Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Benny Pornika yang dikonfirmasi.melalui ponselnya sesaat lalu, membenarkan pihaknya telah terduga pelaku.

“Tadi sore kami amankan seorang kakek berusia 70 tahun karena diduga melakukan perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur,”katanya. 

Baca Juga :  Panjat Tembok Pakai Tali, Tahanan Rutan Sidrap Kabur

Dijelasaknnya, kejadian tersebut berawal ketika cucu terduga pelaku memanggil korban kerumah pelaku untuk makan, namun pelaku menyuruh cucunnya pergi bermain dikuar rumah.

Disaat cucu pelaku hendak pergi bermain, kata Kasat Benny, pelaku pelaku langsung memegang tangan korban dan melarangnya pergi.

“Janganmi kamu main diluar, disini saja, sambil menarik tangan korban masuk ke kamar dan langsung menguncinya,”kata korban yang dituturkan Kasat Reskrim.

Setelah masuk kamar, lanjut AKP Benny, pelaku menjalankan aksinya, namun korban berusaha melawan dan berteriak, tapi pelaku menyumbat mulut korban menggunakan sarung agar tidak didengar orang lain.

Baca Juga :  Bersama Kapolres, H Pilli Lakukan Penaburan Benih Ikan di Kolam Warga

“Setelah melakukan aksi bejatnya itu, terduga pelaku memberikan uang Rp2.000 ke korban lalu pulang kerumahnya,”jelas AKP Benny Pornika. 

Selanjutnya, sambung AKP Benny,  setelah korban sampau dirumahnya, ia menceritakan peristiwa tersebut kepada orang tuanya dan bergegas melaporkan peristiwa itu ke Mapolres Sidrap atas kasus yang menimpa putrinya.

“Terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan di unit khusus perlindungan anak, dan hasil visum korban pencabulan juga sudah ada,”ujar AKP Benny Pornika. (Diah)

  • Bagikan