Enrekang Terbaik di Wilayah Ajatappareng Pada Kegiatan MPC Yang Digelar KPK

  • Bagikan
Enrekang Terbaik di Wilayah Ajatappareng Pada Kegiatan MPC Yang Digelar KPK
Enrekang Terbaik di Wilayah Ajatappareng Pada Kegiatan MPC Yang Digelar KPK

Enrekang, Infosiar.online — Untuk mencegah terjadinya praktek korupsi pada pejabat, khususnya Gubernur, Bupati dan Walikota se Sulsel, Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) melalui Satgas wilayah VIII menggelar Monitoring Centre of Prevention (MPC).

MPC yang dilakukan lembaga anti rasuah tersebut, merupakan tolak ukur yang dibuat KPK RI pada aplikasi dalam upaya mencegah terjadinya tindak pidana korupsi untuk mendorong perbaikan sistem, regulasi serta yang terpenting adalah implementasi sistem pengelolaan anggaran yang lebih transparan.

Kegiatan yang digelar secara Daring, Kamis kemarin (26/11/2020) tersebut, mengundang Gubernur, Bupati dan Walikota se Sulsel dengan alasan, banyaknya pejabat daerah yang terlibat kasus korupsi dan berlanjut pada proses hukum.

Baca Juga :  Pohon Besar Tumbang, Warga Berharap Camat Lebih Peduli

Dari hasil MPC tersebut, Kabupaten Enrekang sukses meraih peringkat ke empat atau terbaik diwilayah Ajatappareng dari 25 Kabupaten Kota dan Pemprov Sulsel setelah Kabupaten Soppeng, Sinjai dan Bone yang menempati peringkat 1,2 dan 3.

Bupati Enrekang, Muslimin Bando, disela kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) capaian rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi, berharap capaian tersebut harus terus ditingkatkan. 

Menurut Bupati MB, capaian MCP daerah merupakan salah satu indikator komitmen dalam pencegahan korupsi, sehingga, ia meminta seluruh OPD bekerja secara profesional dan akuntabel, sehingga dapat menyiapkan data yang diminta oleh sistem ini.

Baca Juga :  Tim Gugus Covid 19 Sukses Mediasi Keluarga Pasien Untuk Dimakamkan Sesuai Protap

Monev tersebut diisi paparan materi oleh Kasatgas Wilayah VIII KPK, Dian Patria, dan Person in Contact (PIC) KPK Sulsel, Friesmon Wongso. Acara yang dimoderatori Roro Wide S ini, dilanjutkan diskusi dan tanya jawab dari Pemprov Sulsel dan Kabupaten/Kota. 

“Ia berharap agar Kepala Daerah terus mendorong untuk melakukan upaya-upaya pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi di masing-masing daerah,” pesan pemateri. (Ombas/Diah).

  • Bagikan