Kabid Humas : Aksi Anarkis “Aliansi Makar” Dirasuki Kelompok Anarko

  • Bagikan
Kabid Humas : Aksi Anarkis "Aliansi Makar" Dirasuki Kelompok Anarko
Kabid Humas : Aksi Anarkis "Aliansi Makar" Dirasuki Kelompok Anarko


Makassar, Infosiar.online — Aksi unjuk rasa yang dilakukan kelompok mahasiswa yang menamakan diri AliansiMahasiswa Makassar (Makar) dan Gerakan Rakyat Makassar yang menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Karya, berlangsung ricuh.

Kerusuhan aksi demo tersebut terjadi di jalan AP Petta Rani. Makassar, Kamis kemarin (22/10/2020) malam, diduga kuat di rasuki kelompok Anarko.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo menjelaskan, kericuhan tersebut terjadi pada saat pengunjuk rasa menutup separuh badan jalan arus lambat kearah selatan Jl. Sultan Alauddin Makassar, sekira pukul 16.45 Wita.

Selanjutnya, kata Ibrahim,  pengunjuk rasa bergeser kearah pertigaan Jalan Raya Pendidikan-AP Pettarani Makassar dengan melakukan pembakaran ban bekas serta menutup total dua arah Jalan AP Pettarani, sekira pukul 17.00 Wita . 

Pada puk 18.15 Wita, sambung Kabid Humas, pengunjuk rasa menahan 1 unit truck kontainer No. Pol DD 8417 MW didepan mini market samping Hotel Claro, Jalan AP Pettarani untuk dijadikan media orasi.

Dilokasi itu, lanjut Kabid Humas, pengunjuk rasa mulai melakukan aksi anarkis dengan merusak CCTV yang berada ditiang listrik pertigaan Jalan Raya Pendidikan – Jalan AP Pettarani Makassar dengan menggunakan bambu dan batu serta melempari papan reklame yang menggunakan bom molotov sehingga separuh dari papan reklame terbakar 

Baca Juga :  Innalillah, Ketua PKS Sidrap Berpulang Kerahmatullah

Kabid Ibrahim menjelaskan, sksi anarkis tak sampai disitu, 1 Unit mobil Ambulance partai di kantor DPC Partai Nasdem Kota Makassar didorong oleh massa ketengah jalan dan selanjutnya dibakar dan merusak kantor DPC Partai Nasdem kota Makassar.

Kemudian pengunjuk rasa juga merusak beberapa kendaaran motor dan mobil yang terparkir didepan kantor DPC Partai Nasdem kota Makassar akibat terkena  lemparan batu, termasuk merusak 1 unit komputer, 1 unit Laptop dan 1 unit TV yang merupakan barang inventaris kantor DPC Partai NasDm, Makassar.

“Aksi unras yang berlangsung anarkis itu, merusak sejumlah fasilitas lampu penerangan mini market, dan merusak pula 3 pos pintu masuk hotel Claro serta memecahkan kaca mesin ATM milik salah satu bank, serta sejumlah sarana di kampus UNM juga mengalami kerusakan akibat terkena lemparan batu,” jelas Ibrahim Tompo, Jumat (23/10/20).

Baca Juga :  Mabes Polri: Korban Luka 14 Orang, Potongan Tubuh Jadi Fokus Penyidikan

Dijelaskannya, kejadian itu berdampak adanya warga yang tidak terima aksi anarkis yang merusak fasilitas umum dan membuat masyarakat terhambat menjalankan aktifitas harian mereka, sehingga terjadi aksi saling lempar batu, petasan serta busur antar warga dengan kelompok pengunjuk rasa yang sebagian besar telah disusupi oleh kelompok Anarko dari Jalan Raya Pendidikan.

“Unjuk rasa mahasiswa yang menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di Jalan AP Pettarani, Makassar yang berlangsung anarkis dan ricuh, telah disusupi kelompok anarko yang sengaja membuat dan menciptakan kekacauan. Anarko ini  bukan berunjuk rasa, namun memang berencana untuk berbuat kacau,”ungkap Kabid Humas.

Untuk saat ini, kata Kabid Humas, terkait unjuk rasa anarkis itu, aparat Kepolisian telah mengamankan 21 orang, 2 orang sementara dirawat di Rumah sakit, 5 orang diantaranya dibawah umur  dan setelah dilakukan test  urin hasilnya negatif semua. (Diah)

  • Bagikan