Kematian Korban Tenggelam di Irigasi Baranti, Diterima Pihak Keluarga

  • Bagikan
Kematian Korban Tenggelam di Irigasi Baranti, Diterima Pihak Keluarga
Kematian Korban Tenggelam di Irigasi Baranti, Diterima Pihak Keluarga


Sidrap, Infosiar.online —Penemuan mayat seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Baranti, Kecamatan Baranti, Sidrap, Senin pagi (23/11/20) yang mengapung di pintu saluran irigasi di Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Sidrap, diterima pihak keluarga.

Pasalnya, korban yang sehari-harinya bekerja dikebun miliknya sendiri, diduga kuat mengalami musibah tenggelam setelah bekerja dan bermaksud mencuci badan di pinggir saluran irigasi Baranti sebelum pulang kerumahnya.

Baca Juga :  Mengamuk Pakai Senjata Tajam, Lelaki Yang Diduga Defresi Diamankan Aparat

IRT yang memiliki dua orang anak itu, diketahui tenggelam setelah pakaian yang digunakan untuk beraktivitas dikebun seperti jilbab warna hitam, parang panjang serta sepasang sandal jepit ditemukan dilokasi perkebunan.

Pihak keluarga yang menduga korban tenghelam terbawa arus air, berupaya melakukan pencarian disepanjang saluran irigasi Baranti, Manisa, Sereang selama dua hari yang akhirnya ditemukan mengapung di pintu saluran irigasi di Amparita.

Baca Juga :  Tenggelam di Sungai Bila, Mayat Pria Lansia Ditemukan di Sungai Tokadde, Belawa

Demikian dijelaskan Kapolsek Baranti, IPTU Sudirman yang dikonfirmasi melalui ponselnya, sesat lalu membenarkan warga yang hilang selama dua hari lalu akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal.

“Keluarga korban sudah pasrahkan dan menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah yang rencananya hari ini juga akan dimakamkan disalah satu pekuburan Islam diwilayah ini,”jelas mantan Kapolsek Pitu Riase. (Diah).

  • Bagikan