Senin, 7 September 2020 - 16:17 WIB

Korban Penganiayaan Resmi Melapor Pada Petugas Polsek Pitu Riase

Penulis : Team Redaksi

Korban Penganiayaan Resmi Melapor Pada Petugas Polsek Pitu Riase

Korban Penganiayaan Resmi Melapor Pada Petugas Polsek Pitu Riase


Sidrap, Infosiar.online — Kasus penganiayaan yang dialami korban Rusli (26) yang beralamat di Kampung Botto Libu, Kelurahan Batu, Kecamatan Pitu Riase, resmi melaporkan di petugas jaga Polsek Pitu Riase, Sidrap, Ahad (6/9/20) sekira pukul 19.15 Wita.

Didepan petugas, korban menjelaskan kasus yang dialaminya yaitu, pelaku Andi Ateng memanggil korban untuk bertemu di rumah kepala Lingkungan VII atas nama Lamise.
Sesampai dirumah Lamise, pelaku menanyakan kartu keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) korban, namun korban mengaku kalau tidak punya KK dan KTP, karena dia terdata sebagai warga Desa Lepangeng, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap.

Selanjutnya, pelaku mengancam akan membakar rumah dan korban sendiri kalau permintaan pelaku tidak dipenuhi dalam jangka waktu selama dua minggu kedepan.
Namun saat korban terdiam, pelaku tiba-tiba berdiri dan memukul pada bagian kiri kepala korban serta telinga bagian bawah.

Baca Juga :  Ayo Simak Nama Anggota Detasemen Yang Melakukan OTT KPK di Sulsel

Bukan itu saja, pelaku juga melontarkan kata-kata ancaman akan menikam korban.
“Dia ancam saya dengan kata-kata, “Lau gajang sisekko, lisuno” (Saya tikam kamu, pulang saja). Itu ancaman yang dilontarkan pelaku dihadapan kepala lingkungan,”jelas korban Rusli.

Dijelaskannya, saat korban turun dari rumah, pelaku masih menendang punggung korban, kemudian setelah hendak pulang, pelaku lagi-lagi menendang motor yang dipakai hingga terjatuh, diapun langsung lari meninggalkan motornya.

Baca Juga :  Prostitusi Online Didaerah Ini Mulai Marak, 7 Terduga Pelaku Diamankan

Beberapa saat setelah kejadian itu, korban berusaha kembali kerumah kepala lingkungan untuk mengambil motornya, namun tiba-tiba pelaku penganiyaan ke dua, Andi Tenri, langsung memukul kepala korban dan memerintahkan untuk pulang.

“Saya sudah ke petugas Puskesmas untuk memeriksakan sejumlah luka yang saya alami sekaligus untuk divisum guna dijadikan sebagai bukti pendukung pelaporan atas penganiayaan yang dialaminya,”kata Rusli.

Sementara itu, Kapolsek Pitu Riawa, IPDA Amiruddin yang dikonfirmasi melalui ponselnya, Senin (7/9/2020) membenarkan korban telah melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya.

“Pihaknya baru akan memanggil sejumlah saksi guna dimintai keterangan terkait kasus penganiayaan yang dialami korban,”kata Kapolsek Amiruddin. (Diah)

Baca Juga

Warga Berharap Kehadiran BNNK Sidrap Mampu Menggulung Para Bandar Narkoba

DAERAH

Warga Berharap Kehadiran BNNK Sidrap Mampu Menggulung Para Bandar Narkoba
Walikota Terima Penghargaan di HPN, Plt DPD II Golkar Sidrap Beri Ucapan Selamat

DAERAH

Nama H Pilli Makin Menguat Pimpin Golkar Sidrap, Ini Alasannya
Diduga Jadi Pintu Masuk Narkotika, Pelabuhan Parepare Perlu Diperketat

DAERAH

Diduga Jadi Pintu Masuk Narkotika, Pelabuhan Parepare Perlu Diperketat
Vaksinasi Covid 19 Tahap Dua Bagi Pelayanan Publik Akan Dilaksanakan Besok

DAERAH

Vaksinasi Covid 19 Tahap Dua Bagi Pelayanan Publik Akan Dilaksanakan Besok
Mantan Sekertarisnya Kembali Nakhodai KNPI Sidrap, Ini Harapan Jabbar

DAERAH

Mantan Sekertarisnya Kembali Nakhodai KNPI Sidrap, Ini Harapan Jabbar
Fraksi NaDesm Minta Rincian Pengelolaan Dana Covid 19 Sebelum Pencairan Tahap Dua

DAERAH

RMS dan NasDem Peduli Bakal Lakukan Rapid Tes Massal
Cegah Pembegalan, Warga Butuh Penerangan Jalan, Bukan Lampu Hias

DAERAH

Cegah Pembegalan, Warga Butuh Penerangan Jalan, Bukan Lampu Hias
Pergi Mancing, Kakek Ini Ditemukan Meninggal Dicekdam Miliknya

Sidrap

Pergi Mancing, Kakek Ini Ditemukan Meninggal Dicekdam Miliknya