MAKI Apresiasi Kejagung Ungkap Kasus Mafia Minyak Goreng

MAKI Apresiasi Kejagung Ungkap Kasus Mafia Minyak Goreng

Sidrap, Infosiar.com — Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman mengapresiasi kinerja Kejaksaan Agung (Kejagung) yang mengungkap kasus mafia minyak goreng.

Apresiasi tersebut tidak terlepas dari penetapan 4 orang tersangka yang diduga kuat memiliki peran serta dalam menyalahgunakan kewenangannya sehingga terjadi kelangkaan minyak goreng.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja Kejagung yang cepat mengungkap dalang terjadinya kelangkaan minyak goreng,”ujar Boyamin yang dikutip melalui acara talk show salah satu stasiun Televisi swasta nasional.

Menurut Boyamin yang dikenal sebagai penggiat anti korupsi di Indonesia mengharapkan kepada Jaksa Agung (Jagung) ST Burhanuddin untuk mengungkap pihak terkait lainnya.

Dijelaskannya, berdasarkan data yang dimiliki, ada 9 liga besar atau perusahaan besar yang diduga terlibat dalam korupsi pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) atau minyak goreng.

“Selain itu, tentunya ia berharap kedepannya Kejagung menelusuri siapa saja yang menerima keuntungan selain pelaku dilapangan”harap Boyamin.

Sekedar diketahui, saat ini Kejagung telah menetapkan 4 orang tersangka yaitu, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana.

Sedangkan 3 orang lainnya dari pihak swasta yakni, SMA selaku Senior Manajer Corporate Affair PT Premata Hijau Group, MPT selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, PT, selaku General Manager di bagian General Affair PT Musim Mas. (Mat/Diah)