MKKS SMP Negeri-Swasta Sidrap Study Banding ke Yogyakarta

282 Kali Dilihat
MKKS SMP Negeri-Swasta Sidrap Study Banding ke Yogyakarta

Sidrap, Infosiar.com — Dalam rangka meningkatkan pendidikan program unggulan Life Skill sekolah negeri maupun swasta didaerah ini,
Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) lakukukan study banding ke Yogyakarta.

Kunjungan study banding tersebut, dipimpin langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidrap, Faizal Sehuddin didampingi sejumlah perwakilan sekolah yang terdiri dari 20 SMP Negeri dan 2 sekolah swasta yaitu SMP Muhammadiyah Boarding School Rappang dan As Salman Uluale.

Adapun sekolah sasaran yang jadi rujukan program study banding adalah, SMP Muhammadiyah No 7 Yogyakarta guna memakskmalkan 4 kelas peminatan, yaitu Seni Budaya, Olahraga, Agama dan ICT.

Demikian disampaikan Kadis Dikbud Sidrap, Faizal, yang dikonfirmasi melalui ponselnya. jumat (2/12/2022) membenarkan adanya kegiatan study bandiang tersebut.

Menurut Faizal, ada 4 materi yang dikedepankan adalah, 1). Kearifan lokal yang bekerjasama dengan seluruh stakeholder yang bertujuan memperkenalkan sejarah dan budaya lokal.

2). Membekali peserta didik tentang cara berwirausaha seperti membuat beberapa kerajinan sendiri diantaranya, membuat baju kaos dengan label nama peserta didik dan hasil karyanya diberikan kepada adik/kakak kelas dan orang tua sebagai hadiah.

3). Memperkenalkan moda transportasi seperti Bus, Kereta Api, bahkan bekerjasama pihak Bandara.

4). Membekali peserta didik pengetahuan tentang UU IT dan pemanfaatan IT diantaranya membuat game Edukasi, coding dasar dan beberapa lainnya lagi.

Dijelaskannya, keberhasilan Manajemen pengelolaan SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta ini, selain peran Kepala sekolah dan jajaran, juga didudukung seluruh stakeholder khususnya Dewan Komite Sekolah dimana unsur Dewan komite sekolah ini adalah orang tua peserta didik.

“Peran orang tua disini sangat dominan, dimana orang tua membuat kegiatan kewirausahaan yang mana hasil keuntungannya diserahkan kepada pihak sekolah dan menanamkan prinsip Komite Meningkatkan Mutu Pendidikan,” jelas Faizal. (Diah)