Orangtua Korban Pertanyakan Proses Kasus Pecabulan Anak 9 Tahun di Polres

  • Bagikan
Orangtua Korban Pertanyakan Proses Kasus Pecabulan Anak 9 Tahun di Polres

Sidrap. Infosiar.com — Kasus pencabulan anak perempuan berusia 9 tahun yang telah di laporkan di piket jaga SPKT Polres Sidrap beberapa hari lalu, dipertanyakan orang tua korban.

Pasalnya, laporan polisi dengan Nomor : LP/54/III/2021/SPKT, tertanggal 9 Maret 2021, hingga saat ini pelaku yang berjumlah lebih dari 1 orang, masih bebas berkeliaran disekitar lingkungan  rumah korban.

Demikian disampaikan orangtua korban, Ny Mirnawati Binti Hasanuddin yang beralamat di jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Wala, Kecamatan Maritenggae, Sidrap, Sulsel yang ditemui dikediamannya, Rabu (18/3/2021).

Menurutnya, kejadian naas yang menimpa anak sulungnya itu, berlangsung di rumah salah seorang pelaku lelaki Bahar yang beralamat di jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Wala, Sabtu lalu (6/3/2021) sekira pukul 13.00 Wita.

Baca Juga :  Libatkan Nakes RS Arnum, Polsek Urban Panca Rijang Gelar Sunat Massal Gratis

Dijelaskannya, pada saat anak saya melintas di depan rumah pelaku, pelaku langsung menarik korban masuk ke dalam toilet rumah pelaku sendiri, dan selanjutnya menarik celana korban dan memasukkan kelaminnya ke vagina korban hingga air mani pelaku keluar.

“Kasus yang menimpa anaknya ini tentu menjadi aib bagi keluarga kami, khususnya anak kami yang sekarang ini duduk dibangku kelas 3 SD didaerah ini masih merasakan sakit pada bagian kelamin,”jelas Ny Mirnawati yang didampingi suaminya, Sudirman.

Yang disesalkan kedua orangtua korban, petugas yang menangani kasus anaknya itu, adanya ungkapan penyidik unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Sidrap mengatakan kalau kasus ini susah ditindaklanjuti, karena tidak saksi yang melihat kejadian itu.

Baca Juga :  Peduli Warga Terdampak Banjir, H Pilli Langsung Bantu Slang

“Terus terang pak, kami merasa putus asa setelah mendengar ungkapan seorang penyidik, padahal hasil visum atas kasus yang menimpa putrinya itu sudah kelaur dan saat ini ada pihak penyidik PPA Polres,”keluhnya.

Untuk itu, lanjut orangtua korban, sebagai orang kecil, tentu berharap kepada pihak yang peduli dengan masalah yang kami hadapi, agar dapat dibantu dalam mencari keadilan guna mengobati rasa sakit hati dan trauma kami sekeluarga. 

Sementara itu, KBO Sat Reskrim Polres Sidrap, IPTU Muh Saad yang berusaha dikonfirmasi melalui ponselnya, sesaat lalu, panggilan dan pesan WhasApp (WA) nya belum direspon hingga berita ini diangkat. (Diah).

  • Bagikan