Pertama di Ajatappareng, “Pappulung Aroppoe” Solusi Jasa Layanan Sampah

  • Bagikan
Pertama di Ajatappareng, "Pappulung Aropooe" Solusi Jasa Layanan Sampah


Sidrap, Infosiar.com — Kehadiran jasa layanan sampah yang pertama di daerah ini dan wilayah Ajatappareng yang dikemas dalam wadah “Papoulung Aroppoe” menjadi solusi jasa dalam layanan sampah.

Kehadiran “Papoulung Aroppoe ini, telah melalui pertimbangan yang matang dengan melihat sampah menjadi sebuah masalah yang terjadi dilingkungan rumah tangga kita sendiri dan lingkungan masyarakat.

Walaupun sudah disiapkan sarana tempat pembuangan sampah sementara (TPS), tapi mayoritas masyarakat kurang memiliki kesadaran terhadap sampah, sehingga masih banyak kita temukan membuang sampah di sembarang tempat, sehingga volume sampah semakin hari meningkat.

Ketua Pemuda Tani HKTI Sidrap yang juga Founder “Pappulung Aroppoe”, Abdul Jabbar menjelaskan, tentang bagaimana cara kerja Jasa Layanan Sampah “Pappulung Aroppoe”. 

Menurutnya, hadirnya “Pappulung Aroppoe” ini, berusaha menjembatani antara masyarakat dengan para pengangkut sampah dengan memiliki aplikasi sokusi jasa layanan sampah.

Baca Juga :  Abaikan Prokes, Sejumlah Warga Kembali Terjaring Operasi Yustisi

Dengan aplikasi ini, kata Jabbar, masyarakat bisa memesan driver “Pappulung Aroppoe” untuk mengangkut sampah. 

“Kami berbasis aplikasi, bisa di download di Google PlayStore. Setiap harinya, sampah ini akan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Patommo yang berlokasi di Kecamatan Watang Pulu, Sidrap,”ujarnya di Base Camp Pappulung Aroppoe, Jalan Hamidong Warkop Bang Ali Rappang, Selasa (2/3/2021).

Ia mengatakan, saat ini, jasa layanan sampah “Pappulung Aroppoe” menyiapkan 4 paket jenis layanan, diantaranya paket sekali angkut, dengan biaya Rp 5.000/ angkut, paket langganan dua kali angkut seminggu, biaya Rp 25.000/bulan, paket langganan harian, Rp 150.000/bulan, dan paket acara pesta atau hajatan sebesar Rp 100.000/hari. 

Dijelaskannya, layanan jasa sampah “Papukubg Aroppoe ” ini, memiliki slogan yaitu, “Sampah bukan masalah, Namun sampah adalah berkah”, sehingga hal ini menjadi motivasi bagi para petugas dalam bekerja sambil bersosial, karena setiap transaksi pembayaran, donasikan 10 persen untuk kegiatan sosial dan keagamaan.

Baca Juga :  Pasca Bencana, TNI-Polri Terus Bersinergi Bantu Korban di Luwu Utara

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sidrap, Sudian Bungi yang dikinfirmasi melalui ponselnya sesaat lalu, sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan komunitas jasa layanan sampah “Papung Aroppoe”.

“Sejak diluncurkannya aplikasi itu 7 Februari 2021 lalu, pihak pemerintah kabupaten Sidrap sangat mengapresiasi gagasan dan ide cemerlang yang dilakukan kelompok generasi milenial, dan kami akan terus mensupport kedepannya,”kata Sekda Sudirman. 

Pada bagian lain, Nasri A yang akrab disapa La Onchas yang juga salah seorang Folder “Pappulung Aroppoe” mengatakan, pada prinsifnya, kepuasan konsumen merupakan kebanggaan bagi kami yang menganut konsep pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi, sosial dan lingkungan.

“Kedepannya, kami akan menerapkan proses “Pemindahan,Pemilahan dan Pengolahan” agar sampah bisa berdaya guna dan bernilai guna” ujar Mahasiswa S2 UMS Rappang itu. (Diah)

  • Bagikan