Polres Sidrap Kembali Berduka, Salah Seorang Personelnya Meninggal Dunia

1,977 Kali Dilihat
Polres Sidrap Kembali Berduka, Salah Seorang Personelnya Meninggal Dunia
Polres Sidrap Kembali Berduka, Salah Seorang Personelnya Meninggal Dunia


Sidrap, Infosiar.online — Jajaran Polres Sidrap kembali berduka. Pasalnya, salah seorang personelnya meninggal dunia, Jumat kemarin (18/9/2020), sekira pukul 19.30 Wita.

Dia adalah, AIPTU Mulyadi Pire yang saat ini aktif di Satuan Sabhara Polres Sidrap. menghembuskan nafas terakhirnya di  RS Arifin Nu’mang (Arnum) Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Sidrap.

Almarhum saat ini disemayamkan di rumah duka di Lautang Salo, Kelurahan Macorawalie, Kecamatan Panca Rijang, tepatnya, dijalan poros Rappang-Pangkajene, Sidrap, yang hari ini akan di makamkan di pekuburan Islam Lautang Salo.

Kapolres Sidrap, AKBP Leonardo Panji Wahyudi, melalui Paur Humas Polres Sidrap, IPDA Huser yang dikonfirmasi melalui ponselnya sesaat lalu mengatakan, upacara pelepasan jenazah secara militer, akan dipimpin langsung bapak Kapolres yang turut dihadiri seluruh Pejabat Utama (Polres) Sidrap. 

Baca Juga :  KLB Partai Demokrat, Surya Paloh Turut Prihatin

“Inna Lillqhi Wainna Ilaihi Rojiun, atas nama pimpinan dan seluruh personel Polres Sidrap, mengucapkan turut berbela sungkawa atas meninggalnya salah seorang personel terbaiknya. Semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT dan diberi ditempat yang layak disisnya, dan kepada keluarga yang ditinggal diberi ketabahan dan kesabaran menerima cobaan ini,”ujar Kapolres yang dituturkan Paur Humas Polres Sidrap, IPDA Huser.

Sementara itu, mantan Kapolres Sidrap, AKBP Budi Wahyono yang saat ini menjabat sebagai Kabag Binkar Polda Sulsel, yang dikonfirmasi melakui ponselnya, turut pula mengucapkan  duka cita, dan hal itu pula dibuktikan dengan paket karangan bunga yang terpasang dihalan rumah duka almarhum.

Baca Juga :  Sales Ares Manager Pertamina Sulseltra Akui SPBU Lelebata Paling Bersih

Pada bagian lain, sejumlah keluarga almarhum yang ditemui dirumah duka menjelaskan, rencanaya almarhum akan dikebumikan usai shalat Ashar, karena menunggu putranya yang tinggal di Manado, Sultra yang saat ini sementara dalam perjalanan. (Diah)