Polres Sidrap Release Hasil Operasi Pekat 2022 dan Musnahkan BB

211 Kali Dilihat
Polres Sidrap Release Hasil Operasi Pekat 2022 dan Musnahkan BB

Sidrap, Infosiar.com — Jajaran Polres Sidrap menggelar press release terkait hasil operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) tahun 2022 yang dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti (BB).

Press release tersebut, dipimpin llangsung Kapolres Sidrap, AKBP Erwin Syah, yang didampingi Kabag Ops, KOMPOL Nasri, Kasat Reskrim, AKP Sahharuddin, Kasatres Narkoba, AKP Arham Gusdiar, Kasi Humas, AKP Zakaria Lessa.

Turut dihadiri pula Kanit Resmob Sat Reskrim Polres Sidrap, IPDA Amiruddin dan sejumlah personel unit Resmob, Kaniit Provos Polres Sidrap, IPTU Syamsuddin dan sejumlah anggota Polres lainnya.

Acara yang digelar di ruang lobby Mapolres Sidrap, Selasa (29/11/22) dijelaskan Kapolres Erwin terkait hasil pengungkapan kasus sejak digelarnya operasi pekat selama 1 bulan yang di mulai 28 Oktober hingga 28 Nivember 2022 kemarrin.

Dari hasil operasi pekat itu, lanjut Kapolres, pihaknya mengamankan
sejumlah terduga pelaku kejahatan jalanan atau premanisme, dan menyita ribuan botol minuman keras (Miras) dari berbagai merk, serta sajam yang digunakan dalam aksi penganiayaan.

Dijelaskannya, operasi pekat tahun ini, merupakqm hasil kerja keras dari tim Polres Sidrap dan yang didukung tokoh masyarakat, tokoh agama dam tokoh pemuda dan dukungan dari stakeholder dalam menekan tingkat kriminalitas didaerah ini.

“Ini merupakan hasil operasi personel Polres Sidrap yang didukung stakeholder serta sejumlah elemen masyarakat lainnya,”jelas Kapolres Erwin

Usai gelar kompers, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan ribuan botol miras dari berbagai merk menggunakan kendaraan stone wales yang dilaksanakan dihalaman Mapolres Sidrap.

Untuk diketahui, hasil operasi pekat ini, pihaknya berhasil mengungkap sebanyak 26 kasus dan yang didominasi kasus miras sebanyak 14 kasus, kasus Sajam sebanyak 2, 4 kasus pencurian.

Selanjutnya, 1 kasus tipu gelap, 14 kasus Miras tanpa izin, 1 kasus penganiayaan, 1 kasus penadahan, dan 2 kasus perjudian serta jumlah tetsangka yang diamankan sebanyak 45 orang. (Diah).