Praktek Bank Gelap Makin Marak di Rappang, Nasabahnya Menjerit

  • Bagikan
Praktek Bank Gelap Makin Marak di Rappang, Nasabahnya Menjerit
Praktek Bank Gelap Makin Marak di Rappang, Nasabahnya Menjerit


Sidrap, Infosiar.online — Praktek Bank gelap alias rentenir yang dijalankan pihak tertentu di wilayah Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Sidrap dan sekitarnya sejak beberapa tahun terakhir makin marak, sehingga membuat nasabahnyapun menjerit.

Dari sejumlah korbannya yang berhasil ditemui diberbagai lokasi, tidak sedikit yang mengaku merasa tidak mampu lagi membayar pokok beserta bunga yang mencapai 30 hingga 50 persen, karena usahanya tidak berjalan maksimal, terutama disaat pandemi Covid 19 sejak Maret hingga sekarang ini.

Baca Juga :  Bertambah Lagi Satu Warga Sidrap Meninggal Terpapar Covid 19

“Jangankan bayar utang ke rentenir, biaya untuk makan keluarga dan biaya- biaya lainnya tidak mampu kami penuhi, sehingga kami tidak tahu harus bagaimana lagi,”ujar salah seorang perempuan yang jadi penopang hidup keluarga yang ditinggal pergi suaminya saat ditemui di Rappang, Jumat (6/112020).

Untuk itu, para rentenir yang menjalankan praktek Bank Gelap itu, meminjamkan uang kepada korbannya dengan bunga yang terlalu tinggi, aparat diharapkan dapat memberantas praktek yang merugikan masyarakat, khususnya kalangan bawah.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Emosional Terkait Covid-19 "Semuanya Semakin Memburuk"

Para pelaku tersebut, telah melanggar Undang-Undang Perbankan Pasal 1 jo Pasal 17 UU pelepas uang atau Geldschelter Ordanantie Tahun 1938 yang di ancaman hukuman mencapai 9 tahun penjara.

Dalam pasal tersebut menyebutkan sebagai mata pencahariannya telah melakukan pekerjaan melepas uang dengan memungut bunga tanpa izin pihak berwajib. (Diah)

  • Bagikan