Presiden : Bawa Misi Perdamaian, Roda Pemerintahan Dijalankan Wapres

Presiden : Bawa Misi Perdamaian, Roda Pemerintahan Dijalankan Wapres

Sidrap. Infosiar.com — Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Iriana memulai rangkaian kunjungan luar negeri ke empat negara yakni Jerman, Ukraina, Rusia, dan Persatuan Emirat Arab, Minggu (26/2022(.

Dalam lawatan tersebut, Presiden Jokowi akan terlebih dahulu mengunjungi Jerman untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 sebelum kemudian memulai misi perdamaian ke Ukraina dan Rusia.

“Setelah dari Jerman, saya akan mengunjungi Ukraina dan akan bertemu dengan Presiden Zelenskyy. Misinya adalah mengajak Presiden Ukraina, Presiden Zelenskyy, untuk membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian,”ujar Presiden di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang sebelum lepas landas.

Tujuannya, lanjut Presiden, untuk membangun perdamaian, karena memang perang harus dihentikan dan juga yang berkaitan dengan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali.

Ia menambahkan, selepas berkunjung ke Ukraina, Presiden Jokowi yang mengusung miso perdamaian, akan menuju Rusia untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengusung misi perdamaian yang sama dan akan mengajak Presiden Putin membuka ruang dialog dan segera melakukan gencatan senjata untuk menghentikan perang.

Selanjutnya, dari Rusia, Presiden Jokowi kemudian akan berkunjung ke Persatuan Emirat Arab untuk melanjutkan kembali pembahasan kerja sama ekonomi dan investasi antara Indonesia dengan Persatuan Emirat Arab.

“Kunjungan ini bukan hanya penting bagi Indonesia, tetapi juga penting bagi negara-negara berkembang untuk mencegah rakyat negara- negara berkembang dan berpenghasilan rendah jatuh ke jurang kemiskinan ekstrem dan kelaparan,” jelas Presiden yang dikutip dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Di akhir pernyataannya, Presiden Jokowi memastikan bahwa selama ia melakukan lawatan ke luar negeri, roda pemerintahan akan dijalankan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin. (Diah)