PT Semesta Margareksa Minta Masyarakat Hentikan Aktivitas Diatas Lahan HGU

  • Bagikan
PT Semesta Margareksa Minta Masyarakat Hentikan Aktivitas Diatas Lahan HGU

Sidrap, Infosiar.com — Kehadiran PT Semesta Margareksa sebagai pemilik lahan Hak Guna Usaha (HGH) dibeberapa lokasi diderah ini, kembali menuai konflik dengan sejumlah masyarakat.

Konflik yang kembali mencuat kepermukaan yaitu, adanya sejumlah kelompok masyarakat yang melakukan aktivitas perkebunan diatas lahan tetsebut.

Kuasa Direksi PT Semesta Margareksa, Sonnie Sunarto yang dikonfirmasi melalui ponselnya, Kamis (18/3/2021) mengatakan, semua bentuk aktivitas warga diatas lahan HGU diminta untuk segera dihentikan.

“Kami telah melayangkan surat somasi nomor 11/MGRS/SMS/II/2021 dengan perihal Somasi ke 1 kepada saudara Rusli Cs di Bendoro Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Sidrap.

Dalam surat tersebut, kata Sonnie, pihak PT Margareksa meminta untuk menghentikan segala bentuk kegiatan di atas tanah HGU milik PT Semesta Margareksa dengan Nomor HGU 19 yang terletak di Kelurahan Ponrangae, Desa Lasiwala, Kecamatan Pitu Riawa dan Desa Damai, Desa Talumae, Kecamatan Wattang Sidenreng Kabupaten Sidrap dengan luas 784,41 Ha.

Baca Juga :  Besok, RMS Berulang Tahun, Sejumlah Elemen Beri Ucapan Selamat

Hal tersebut dilakukan karena pihak PT Semesta Margareksa akan menggunakan lokasi tersebut sesuai dengan ijin dan Persetujuan dari Bupati Sidenreng Rappang Nomor 520/541/DTPHPKP tertanggal 20 september 2020 untuk uji coba penanaman ubi kayu.

“Dan apabila masih tetap melakukan kegiatan di tempat tersebut tanpa seijin dari kami PT Semesta Margareksa, maka dengan sangat menyesal kami akan menempuh jalur Hukum, baik Perdata maupun Pidana sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku,” tutup Sonnie.

Sementara itu, Pemkab Sidrap, melalui Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Sidrap, Ibrahim, membenarkan MoU Bupati Sidrap dengan pihak PT Margareksa terkait peralihan dari tanaman pohon karet ke ubi kayu.

Baca Juga :  Wabup Tak Hadiri Puncak Peringatan Hari Jadi Sidrap Ke 677, Ada Apa Ya ?

“Pihak PT Margareksa bersama Pemkab Sidrap sudah melakukan MoU terkait uji coba penaman ubi kayu di lokasi HGU tersebut,”jelas Ibrahim.

Terpisah, salah seorang tokoh nasyarakat, Andi Mallewai yang mewakili Masyarakat Talumae, Mojong dan Talawe, tidak menerima keberadaan Perusahaan PT Margareksa di Kabupaten Sidrap.

Kekecewaan itu disampaikan karena ketidak hadiran pihak PT Margareksa di gedung DPRD Sidrap untuk membahas persoalan tersebut pada hari ini.

“Mulai hari ini, kami sudah tidak menerima keberadaan Perusahaan PT Semesta Margareksa, karena kita ingin meluruskan masalah HGU, namun pihaknya tak hadir,” tegas Andi Mallewai. (Diah)

  • Bagikan