Rumah Ludes Terbakar dan Tewaskan Pria Paruh Baya di Banggai

  • Bagikan
Rumah Ludes Terbakar dan Tewaskan Pria Paruh Baya di Banggai
Rumah Ko Herman Ludes Terbakar

Banggai, Infosiar.online Tim gabungan TNI-Polri bersama warga mengevakuasi sesosok mayat di Desa Sinampangnyo, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, pada 26 November 2020 sekitar pukul 11.00 Wita

Mayat yang diketahui bernama Herman Dinata Alias Ko’ Herman berusia 56 tahun ini ditemukan tewas dalam keadaan hangus terbakar di dalam rumah miliknya.

Kapolsek Pagimana Iptu Sukri Larau SH menuturkan, pihaknya memperoleh laporan dari warga bahwa telah terjadi kebakaran rumah milik korban yang selanjutnya mendatangi TKP dan bersama warga untuk memadamkan api.

Berselang satu jam kemudian, Sekitar pukul 12.06 WITA api berhasil dipadamkan. dari hasil pencarian oleh warga ditemukan sesosok mayat yang telah hangus dan tidak bisa dikenali lagi.

Rumah Ludes Terbakar dan Tewaskan Pria Paruh Baya di Banggai
Tim Gabungan TNI-Polri sedang mengevakuasi korban kebakaran

“Mayat ditemukan berada di dalam kamar bagian dapur. Diduga mayat adalah Ko’ Herman,” ungkap Kapolsek.

Baca Juga :  Mendisiplinkan Masyarakat, Presiden Instruksikan TNI-Polri Hadir Ditempat Umum

Iptu Sukri Larau memaparkan, dari keterangan saksi istri korban bahwa pada hari yang sama sekitar pukul 09.00 Wita keduanya masih sempat bertemu di Kantor Desa untuk membahas tentang masalah yang menimpa rumah tangga mereka.

Namun saksi yang juga merupakan istri korban sudah tidak mau melanjutkan hubungan itu lagi dan meminta untuk bercerai.

“Saat itu korban menolak keras dan saksi tetap bersih keras untuk bercerai. Korban pun menerimanya. Keduanya kurang lebih setahun sudah tidak tinggal serumah lagi,” ungkap Iptu Sukri.

Kemudian, lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Bangkep ini, dari keterangan saksi tetangga korban bahwa sekitar pukul 10.30 Wita, saksi mendengar suara ledakan dari arah rumah korban. Mendengar itu saksi langsung keluar rumah dan melihat rumah korban bagian dapur banyak dikebuli asap dan tidak lama banyak warga yang datang dan api semakin membesar.

Baca Juga :  Kapolres Kembali Pantau Situasi di Kantor KPU & Bawaslu, Ini Tujuannya

“Sekitar pukul 10.30 Wita seorang saksi lainnya melihat korban mengambil kayu yang ada di halaman pekarangan depan rumahnya dan membawa masuk kedalam rumah. Tetapi saksi tidak mengetahui digunakan untuk apa,” tutur Iptu Sukri.

“Saksi kemudian masuk ke dalam rumahnya. Beberapa saat kemudian saksi mendengar suara ledakan dari dalam rumah korban,” tutur perwira pangkat dua balak ini.

Atas peristiwa itu, tambah Iptu Sukri, pihaknya telah memasang garis polisi atau police line, olah TKP awal dan membawa korban ke Puskesmas untuk dilakukan Otopsi.

“Untuk penyebab meninggalnya korban kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari saksi lainnya,” tutup Iptu Sukri. (RH).

  • Bagikan