Sejumlah Oknum Aparat Jadikan Pelaku Sobiz di Sidrap Sasaran Pemerasan

Sejumlah Oknum Aparat Jadikan Pelaku Sobiz di Sidrap Sasaran Pemerasan

Sidrap, Infosiar.com — Kabupaten Sidrap menjadi lahan subur bagi sejumlah aparat untuk melakukan penangkapan terhadap warga di daerah ini, namun proses hukumnya bagaimana ?.

Tindakan sejumlah oknum tersebut, tentu sangat meresahkan warga yang merasa risih dengan tindakan aparat yang selalu mengatas namakan dari petugas Polda.

Sasaran utama para oknum adalah, para terduga pelaku Sobiz yang ditangkap dan diperas dengan meminta uang tebusan yang bervariatif dengan nilai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Menurut cerita warga, modus operandinya para petugas yaitu, mendatangi sejumlah lokasi yang sebelumnya sudah dipantau oleh seseorang untuk memata-matai sasaran yang akan dituju.

Sesampai dilokasi, para petugas langsung menangkap terduga pelaku dengan menaikkan diatas kendaraan yang digunakan untuk selanjutnya diancam akan dibawa ke Makassar.

Padahal, mereka hanya dibawa kesuatu tempat untuk bernegosiasi dengan memintai uang agar kasus yang dituduhkan tidak dilanjutkan ke proses hukum.

Kasus semacam ini sudah lama berlangsung, dan hingga saat ini, tak satupun diantara kasus pelaku sobiz yang diproses lanjut hingga ke meja hijau, karena hal ini hanya menjadi permainan oknum aparat tertentu dengan menjadikan pelaku Sobiz sebagai sasaran pemerasan untuk memperkaya diri.

Seperti kasus yang terjadi di Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, Sulsel, Jumat (25/2/2022) sekira pukul 19.30 Wita, sejumlah aparat yang mengaku dari Polda Sulsel kembali mengamankan 6-7 warga pada dua lokasi di Desa itu.

Kata warga, aparat yang melakukan penangkapan tersebut, memakai 3 unit kendaraan roda empat jenis Toyota Fortuner, Honda Mobilio dan Toyota Avanza yang membawa sejumlah warga yang hingga saat ini belum ada kejelasannya.

Seharusnya, kata warga, setiap aparat dalam melakukan operasi, sebaiknya berkoordinasi dengan pemerintah setempat atau Babinsa dan Bhabinkantibmas serta tokoh masyarakat agar warga yang ditangkap dapat dipastikan dibawa oleh aparat dengan identitas yang jelas.

“Untuk kasus tangkap lepas yang dilakukan sejumlah aparat didaerah ini, seharusnya menjadi atensi bagi petinggi Polda guna menyikapi masalah ini,” harap sejumlah warga penikmat kopi di Warkop One Day. Pangkajene, Sidrap, Sabtu (26/2/2022).

Dijelaskannya, selaku warga Sidrap, kami merasa bersyukur kalau semua pelaku sobiz didaerah ini dapat ditangkap, namun tentunya kami berharap pula agar para pelaku dapat diproses hukum hingga memiliki efek jera. (Diah)