Tahanan Kabur Rutan Pangkep, Berhasil Ditangkap Di Makassar

  • Bagikan
Tahanan Kabur Rutan Pangkep, Berhasil Ditangkap Di Makassar
Foto: Tahanan yang kabur dari Rutan Pangkep, Sulawesi Selatan (Reinhard Soplantila/detikcom)

Makassar, Infosiar.com — Kadian Ardi (42) seorang tahanan kasus pencurian yang sempat kabur dari Rutan / Rumah Tahanan Kabupaten Pangkep, Sulsel, pada tanggal 24 Maret 2021 lalu, akhirnya berhasil ditangkap.

KA (42) diciduk setelah terlebih dahulu polsek mamajang memperoleh informasi dari petugas rutan pangkep. bahwa ada warga binaannya yang melarikan diri.

Sesaat setelah memperoleh laporan, polsek mamajang langsung bergerak cepat dan berhasil meringkus pelaku saat sedang berada dirumahnya, di kawasan Bongaya, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (27/3/2021).

“Kami sampaikan, berdasarkan laporan dari Petugas Rutan di Pangkep ke Polsek Mamajang bahwa ada warga binaanya yang melarikan diri. Kami melakukan penyelidikan ke rumah dari tahanan ini kebetulan di wilayah hukum Polsek Mamajang dan setelah itu kita amankan,” ujar Kapolsek Mamajang, Kompol Ivan Wahyudi, pada Sabtu (27/3/2021).

Baca Juga :  Kecanduan Judi Online, Anak Ini Nekat Curi Emas Untuk Beli Akun Game

Ketika ditangkap dirumahnya, kondisi pelaku diketahui tengah menderita sakit sesak nafas. Ia pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk memperoleh perawatan intensif.

“Setelah (ditangkap) itu dibawa ke rumah sakit Bhayangkara karena bersangkutan memiliki riwayat sesak nafas,” tutur Ivan.

Baca Juga :  Ponakan IAS Pimpin Konsolidasi Menangkan "Danny-Fatma"

Menurut info yang diperoleh, tahanan asal Rutan Pangkep ini adalah salah satu pelaku tindak pidana pencurian, yang melakukan aksinya dengan modus menghipnotis korban.

“Menurut informasi perkara yang dilakukan perkara 362 dengan menggunakan modus hipnotis,” sebut Ivan.

Sekedar diketahui, pelaku KA (42) berhasil kabur saat dirinya sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Pangkep, dengan keluhan penyakit sesak nafas yang dideritanya.

“Menurut informasi, pelaku melarikan diri pada waktu pelaku dirawat dan melarikan diri dari tanggal 24 Maret 2021,” tutup Ivan.

  • Bagikan