Video Detik-Detik Pemukulan Korban, Keluarga Menilai Tidak Sesuai SOP

  • Bagikan
Video Detik-Detik Pemukulan Korban, Keluarga Menilai Tidak Sesuai SOP


Sidrap, Infosiar.com — Pengungkapan pelaku narkoba yang dilakukan sejumlah aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kabupaten Bone, Sulsel dengan memukuli korban menggunakan kayu balok panjang sekira kurang lebih 2 meter, mengakibatkan salah seorang terduga pelaku meninggal dunia.

Aksi yang dilakukan aparat BNN dengan durasi 2 menit 29 detik itu, sempat terekam video amatir warga yang saat ini telah beredar luas di sejumlah media sosial (Medsos) didaerah ini.

Korban atas nama Hoston alias Oton (25) yang sebelumnya telah ditembak pada bagian lutut oleh aparat, namun masih sempat melarikan diri untuk bersembunyi disalah satu rumah panggung warga yang tidak jauh dari lokasi tempat kejadian.

Pada saat bersembunyi, sejumlah aparat berusaha memaksa korban untuk keluar dari balik tumpukan kayu dengan cara menyodokkan kayu balok ketubuh korban, dan setelah bagian tubuh korban kelihatan, seorang aparat langsung memukulkan kayu balok kebagian kepala sehingga pada saat itu korban.langsung tersungkur.

Orang tua korban, yang diwakili pamannnya, Rusman Katoe yang dikonfirmasi Senin (19/4/2021) usai pemakaian korban disalah satu kuburan Islam di Baranti, Kecamatan Baranti, Sidrap, menilai tindakan aparat tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Sejatinya, petugas dalam melakukan tindakan terhadap terduga pelaku, harus dengan cara melumpuhkan, tapi bukan mematikan, kecuali korban melakukan perlawanan yang dapat mengancam jiwa aparat dalam menjalankan tugasnya,” kata Rusman Katoe yang kerap disapa P Uce.

Menurutnya, dari hasil visum oleh dokter Rumah Sakit (RS) Tentara dr Yasin di Kabupaten Bone, diketahui pihak keluarga adanya sejumlah luka memar pada bagian tubuh korban, sehingga kami berkesimpulan bahwa korban meninggal dengan kekerasan, bukan dengan tembakan pada bagian lutut.

“Kami atas nama keluarga dan sejumlah pihak yang berkompeten, khususnya pihak BNN untuk mengungkap dengan jelas masalah ini, agar tidak menjadi bola liar serta dapat memulihkan nama baik keluarga besar korban, khususnya seorang isteri yang ditinggal untuk selamanya,”pinta P Uce.

Sekedar diketahui, pengungkapan barang bukti (BB) narkotika jenis sabu-sabu sebesar 89 kg di salah satu wilayah di Kabupaten Bone, Sulsel, Sabtu malam lalu (17/4/2021) berhasil mengamankan 4 terduga pelaku narkoba, salah satu diantaranya meninggal dunia. (Diah)

  • Bagikan