Viral di FB, Pengrusakan Sungai Bila Kembali Marak, Kemana Aparat ?

Viral di FB, Pengrusakan Sungai Bila Kembali Marak, Kemana Aparat ?

Sidrap, Infosiar.com — Pemilik akun Facebook (FB) Andi Kengkeng yang mengunggah pengrusakan Sungai Bila yang berlokasi di Kecamatan Pitu Riase, Sidrap, kembali marak dan viral di media sosial.

Pengrusakan di sepanjang sungai Bila itu, dilakukan sejumlah pengusaha tambang galian C yang sebelumnya sudah dihentikan oleh mantan Kapolres Sidrap, AKBP Leonardo Panji Wahyudi.

Pantauan melalui media sosial (Medsos) Rabu (11/5/2022), Andi Kengkeng yang juga pemerhati lingkungan itu, melakukan siaran langsung di salah satu lokasi penambangan.

Dalam video tersebut, Andi Kengkeng yang kerap disapa koboi dari timur itu, memperlihatkan sejumlah kerusakan lingkungan yang dilakukan oleh oknum-oknum penambang baru yang belum diketahui apakah mengantongi izin atau tidak.

“Ini para penambang merusak lingkungan dan memperlebar aliran sungai dengan seenaknya. Para penambang ini tidak mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah,” ucap Andi Kengkeng dalam video tersebut.

Menyikapi aktivitas tersebut, ia meminta aparat penegak hukum, baik dari pemerintah maupun Kepolisian untuk segera turun melakukan pengecekan dilokasi sebelum terjadi kerusakan lingkungan yang parah.

Sementara itu, hasil konfirmasi di kantor Dinas Lingkungan Hidup, Sidrap menjelaskan, aktivitas di sepanjang sungai Bila dipastikan akan berdampak akan terjadinya ancaman bencana, karena aktivitas tambang sudah berada diluar titik koordinat. (Diah)