Warga Apresiasi BNNP Yang Mengungkap Kepemilikan 2 Kg Sabu

  • Bagikan
Warga Apresiasi BNNP Yang Mengungkap Kepemilikan 2 Kg Sabu

Sidrap, Infosiar.com — Operasi yang digelar pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel beberapa hari lalu, sangat diapresiasi warga didaerah ini.

Pasalnya, dalam operasi tersebut, tim BNNP yang dipimpin IPTU Ronald, SH, SE, berhasil mengamankan kurang lebih 2 kg paket narkotika jenis sabu-sabu yang dikemas rapih dalam botol minuman herbalife.

“Paket kiriman yang berisi sabu-sabu itu, kami amankan di salah satu kantor perusahaan pengiriman barang dan jasa, TIKI di Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Sidrap, Sulsel, Selasa 19 Januari 2021 lalu,”jelas IPTU Ronald.

Menurutnya, disamping menyita BB sebanyak kurang lebih 2 kg sabu-sabu, pihaknya juga mengamankan salah seorang kurir lelaki yang berinisial AF yang terdata sebagai warga Tikke, Sulbar.

Baca Juga :  Kapolda: 150 Ribu Jiwa Masyarakat Sulsel Kita Selamatkan Dari Penggunaan Narkoba

Selanjutnya, setalah mengamankan lelaki AF, kata IPTU Ronald, pihaknya langsung melakukan pengembangan ke salah seorang terduga pelaku narkoba lainnya berjnisial lelaki OB alias OK alias OG yang beralamat di Dusun Salo Bompong, Desa Damai, Kecamatan Watang Sidenreng, Sidrap.

“Terduga pelaku lelaki OB alias OK yang digerebek, berhasil melarikan diri sebelum kami tiba dilokasi, dan saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),”beber IPTU Ronald, yang dikonfirmasi melalui lonselnya, Sabtu (6/2/2021).

Baca Juga :  Nongkrong di Warkop, Pemuda Ini Diamankan Petugas, Ini Alasannya

Ia mengatakan, operasi yang dilakukan didaerah ini, merupakan informasi yang diterima dari masyarakat terkait adanya pengiriman paket sabu-sabu di perusahaan pengiriman.

Sementara itu, sejumlah warga yang ditemui secara terpisah didaerah ini, sangat mengapresiasi dan mendukung ketegasan BNNP menggulung para pelaku narkoba hingga ke akar-akarnya. 

“Selaku orang tua, tentu kami merasa prihatin dengan maraknya penggunaan narkoba yang tidak menutup kemungkinan akan berdampak negatif terhadap perkembangan anak-anak kami, sehingga mendukung penuh operasi itu,” ujar Ny Hj Hasnah yang ditemui di Rappang sesaat lalu. (Diah)

  • Bagikan